Make your own free website on Tripod.com

MUJIZAT DI TENGAH KRISIS
Ringkasan Khotbah Pdt. Ronald Yo (Penang, Malaysia), Minggu  19 Januari 2003  


YOHANES 2:1-11
Perekonomian di negara kita yang tidak menentu sering mempengaruhi keadaan manusia dan banyak orang yang kuatir.  Tapi orang Kristen yang berharap kepada Tuhan tidak boleh lemah tetapi harus tetap enjoy dan berkata haleluyah, karena kita mempunyai Allah yang senantiasa memperhatikan kita.

Pada pesta pernikahan di kota Kana, ibu Yesus beserta Yesus turut diundang ke pesta itu.  Minum anggur dalam pesta merupakan kebiasaan orang Yahudi dan telah merupakan tradisi bagi bangsa itu.  Sangat disayangkan, pesta tersebut kehabisan anggur.  Ibu Yesus tahu kepada siapa ia mengadu saat mengalami krisis, yaitu kepada Yesus. Dan Yesus melakukan mujizat pertama sepanjang pelayananNya di bumi.

Ada 3 mujizat yang dilakukan Yesus pada pesta perkawinan di Kana :

1.  MUJIZAT PENGADAAN (ayat 8)
Yesus sanggup merubah air menjadi anggur.  Allah sanggup mengadakan yang tidak ada menjadi ada, bahkan Allah sanggup mencukupi setiap umatNya karena Allah kita adalah Jehovah Jireh yang sanggup mencukupkan kebutuhan kita.  Oleh sebab itu sangat disayangkan jika ada umat Tuhan yang turun ke jalanan untuk demonstrasi.  Seolah-olah tidak memiliki Allah.  Jangan takut dengan apapun juga, baik pakaian, makanan, minuman dll.  sebab semuanya itu dicari orang-orang yang tidak mengenal Allah tapi Bapa di Sorga tahu akan keperluan kita.  Matius 6  menjelaskan sebelum kita menaikkan permohonan kita, Allah telah lebih dahulu mengetahui akan keperluan kita.  Nebukadnezar, seorang kafir Allah perhatikan ketika ia bertanya-tanya kepada Allah yang tidak ia kenal akan bagaimana dunia yang akan datang dan Allah menjawab melalui mimpi, apalagi kita, mintalah maka akan diberikan.

2.  MUJIZAT WAKTU
Saat ibu Yesus datang kepada Yesus, Yesus berkata ".... saatKu belum tiba".  Tetapi kalau kita baca dalam ayat selanjutnya mujizat tetap Yesus lakukan.  Allah yang mengatur waktu, Dia yang mengendalikan segala waktu dan Dia tidak dibatasi oleh waktu.  Allah sanggup bekerja sesuai dengan kehendakNya.  Manusia sering berpikir bahwa Allah tidak mendengar doa-doa saya, tetapi ketahuilah bahwa Allah selalu tepat waktu dan inilah waktunya bagi kita umat Tuhan untuk melihat mujizat Allah.  Tuhan tidak pernah terlambat ataupun kecepatan untuk menolong kita.

3.  MUJIZAT KASIH
Dalam point kedua kita membaca bahwa walaupun Yesus berkata saatKu belum tiba tapi tetap melakukan mujizat.  Mujizat terjadi bukan karena yang memohon adalah ibuNya, tetapi karena kasih Yesus kepada pemimpim pesta untuk tidak dipermalukan terhadap undangan yang lain.  Karena kasihNya sehingga ia telah mengambil rupa seorang hamba (Flp. 2) supaya kita diselamatkan.

Mungkin akhir-akhir ini Anda sering kuatir, tetapi pandanglah kepada Yesus yang sanggup mengadakan yang tidak ada menjadi ada, bahkan Allah yang tidak dapat dibatasi oleh waktu dan yang mempunyai kasih yang besar, dan Ia akan memberkati Saudara.


GPdI Maranatha Medan