Make your own free website on Tripod.com

BAHAYA MENINGGALKAN TUHAN
Ringkasan Khotbah Pdt. DR. M.D. Wakkary, Minggu  9 Maret 2003  


II TIMOTIUS 4:9-11
Demas adalah seorang pengerja Paulus dalam melayani, tetapi pada akhirnya meninggalkan Paulus beserta pelayanan.  Sebabnya bukan karena hubungan di antara mereka tidak cocok atau Demas tidak pernah melihat kuasa Tuhan, karena dalam pelayanan Paulus banyak terjadi mujizat-mujizat yang luar biasa.  Dalam ayat 10 dijelaskan bahwa penyebab Demas meninggalkan Paulus adalah ia lebih mengasihi/mencintai dunia ini.  Demas tidak kuat menahan godaan-goaan dunia masa kini.  Sebelumnya Demas adalah seorang pengerja yang baik, mempunyai hubungan yang baik dengan Lukas.  Kolose 4:41, Filemon 1: 23-24.

Allah cemburu, jika seseorang mengasihi Tuhan maka harus benar-benar hanya Tuhan satu-satunya di dalam hatinya dan tidak boleh ada allah lain.  I Yohanes 2:15-17, berkata bahwa setiap orang yang mengasihi dunia beserta dengan isinya maka kasih Allah tidak ada di dalam orang itu.  Karena Allah tidak mau diduakan.  Sangat tragis jika seseorang yang disebut Kristen tetapi mencari kesembuhan kepada dukun, pengobatan-pengobatan alternatif dll.

Mengasihi dunia dibagi dengan tiga kategori :

  1. Keinginan mata.  
    Pemazmur berkata bahwa mata tidak pernah puas.  Silahkan lihat televisi, lihat komputer tetapi jangan gara-gara televisi, komputer menyebabkan doa, korban, waktu beribadah kita tersita.

  2. Keinginan daging.
    Keingingan daging berkaitan erat dengan nafsu, baik nafsu untuk uang, narkoba, minuman keras dll.  Keinginan daging demikian sangat merajalela.

  3. Keangkuhan hidup.
    Banyak orang yang ingin menonjolkan diri dengan keakuannya.  Allah sangat benci dengan orang sombong.  Lucifer adalah malaikat yang sangat luar biasa, tetapi dijatuhkan dari Surga karena kesombongan.

Ketiga hal di atas menyebabkan Demas meninggalkan Paulus.
Dalam kitab Perjanjian Lama kita memperhatikan, akan bahayanya meninggalkan Tuhan.  Yesaya 1:4.  Tanda orang yang telah meninggalkan Tuhan adalah menista/mengejek Tuhan.  Ada orang yang menyebut dirinya pengikut Kristus tetapi perbuatannya menista Tuhan.  Orang Kristen yang percaya kepada Tuhan tetapi memanggil dukun-dukun untuk menyembuhkan penyakitnya, perbuatan ini telah menista Tuhan!

Yeremia 2:13.  Meninggalkan Tuhan berarti meninggalkan sumber air yang hidup.  Manusia tidak bisa hidup tanpa air.  Setiap orang yang meninggalkan Tuhan akan mati secara rohani.  Sehebat-hebatnya manusia, tetapi tanpa memiliki Kristus semuanya adalah sia-sia.  I Taw 28:9, Daud menasehatkan kepada Salomo bahwa harus beribadah kepada Tuhan dengan tulus ikhlas.  Allah tahu setiap niat dan cita-cita umatNya.  Masa depan generasi muda terjamin bila mencari Tuhan dengan ikhlas.  Tetapi jika untuk cita-cita membelakangi Tuhan maka Tuhan akan membuang selama-lamanya.

Allah terkadang mengijinkan suatu permasalahan menimpa hidup kita dengan tujuan supaya kita mencari Dia kembali.  Dalam II Taw 15:1-2, bilamana kita mencari Tuhan kita ditemui tetapi bilamana kita meninggalkan Tuhan kita akan ditinggalkan.  Orang yang meninggalkan rumah bapa hidupnya akan merana, tidak menentu.  Dalam Lukas 15:12-32 menjelaskan akan seorang anak yang meninggalkan rumah bapa hanya karena keinginan nafsunya, akhirnya melarat sehingga sampai menjadi seorang pelayan babi.  Tetapi saat dia mengingat rumah bapa, dan berbalik kepada Bapa, dia disambut dengan sukacita.

Demikian juga dengan orang yang telah meninggalkan Tuhan, berbaliklah dan berpalinglah kepadaNya, Bapa akan menerimanya.  Puji Tuhan.


GPdI Maranatha Medan