Make your own free website on Tripod.com

RUMAH TANGGA KRISTEN ADALAH GAMBAR 
DARIPADA ALLAH YANG BERKOMUNITAS

Ringkasan Khotbah Pdt. Wilson Sormin, Minggu 04 Agustus 2002


Kejadian 1 : 26-28.
Berfirmanlah Allah :  "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi".  Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakanNya dia; laki-laki dan perempuan diciptakanNya mereka.

Teori Darwin mengatakan bahwa asal mulanya manusia itu tercipta adalah dari suatu evolusi, teori ini sangat populer dan mempengaruhi manusia.  Namun seperti yang kita ketahui bahwa di dalam Alkitab sudah jelas dinyatakan bahwa manusia itu murni ciptaan Allah sendiri.  Dari ayat di atas kita lihat bahwa Allah memperkenalkan diri-Nya kepada manusia sebagai Allah yang Tri Tunggal.  Ada suatu hubungan yang baik dalam ke-Tri Tunggalan Allah.  Apa arti dari manusia diciptakan serupa dengan gambar Allah?  Tuhan memberikan kepada kita kemampuan untuk berkomunitas/untuk mengadakan suatu hubungan, salah satu contoh adalah rumah tangga.  Namun sayang, rumah tangga Kristen saat ini sudah banyak yang tidak mencerminkan serupa dengan gambar Allah, hubungan dalam rumah tangga berantakan.  Dan gambar Allah yang seharusnya ada pada rumah tangga, telah rusak dan hilang.

Allah ingin kita berkomunitas di dalam Allah sesuai dengan gambar-Nya.  Bagaimana caranya membina hubungan yang baik di dalam rumah tangga?  Dalam Kolose 3 : 12 dikatakan bahwa sebagai manusia yang  telah lahir baru, haruslah mengenakan :

  1. Belas kasihan, artinya kita harus memiliki kepedulian antar sesama.

  2. Kemurahan, artinya mau memaafkan/mengampuni kesalahan orang lain.  Orang yang menyakiti hati kita, itulah alat yang Allah pakai agar kita bisa mencapai peningkatan dan kesempurnaan rohani.

  3. Kerendahan hati, artinya berani mengakui kesalahannya sendiri.

  4. Kelemah lembutan, artinya rela melepaskan haknya untuk orang lain demi kebaikan.  Misalnya: Ishak (Kejadian 26 : 12-22)

  5. Kesabaran, artinya (Inggris = long suffering) Tahan menderita.

Jadi, biarlah setiap rumah tangga Kristen hidup rukun sesuai dengan rencana Allah dari semula.  Tuhan memberkati.


GPdI Maranatha Medan